Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, perubahan pada kehidupan manusia bisa kita rasakan sendiri dengan sangat jelas. Terlebih, sejak kemunculannya hingga saat ini, internet juga menjadi salah satu faktor perubahan yang sangat signifikan. Jasa Google Ads yang biasa kita temukan saat membuka halaman website di internet menjadi salah satu bukti dari perubahan tersebut di bidang bisnis. Apa itu Google Ads?

Mengenal Google Ads

Bagi kita semua, pengguna internet aktif, tentu saja sudah tidak asing lagi dengan Google, yang merupakan mesin pencarian yang biasa digunakan untuk mencari informasi di internet. Ada banyak sekali informasi yang bisa kita temukan di Google hanya dengan mengetikkan kata kuncinya yang tepat. Ketika sedang melakukan pencarian, sering kali muncul pop up berupa gambar, tulisan atau bahkan video iklan di halaman site yang kita buka. Pop up tersebut adalah layanan Google untuk mengiklankan bisnis klien mereka di halaman-halaman site.

Bisnis online atau digital marketing saat ini memang tumbuh dengan sangat subur, seiring dengan semakin meningkatnya pengguna internet aktif setiap tahunnya. Banyak sekali kemudian pebisnis pemula yang ingin merintis bisnis mereka dengan memanfaatkan koneksi internet yang ada. Untuk mengenalkan dan mengiklankan bisnis yang mereka jalankan ke pasar yang lebih luas, banyak pebisnis yang menggunakan jasa Google Ads. Menjadi mesin pencarian terbesar di dunia tentu saja membuat Google memiliki jangkauan pasar yang tak terbatas. Itulah mengapa banyak pebisnis yang percaya untuk menaruh iklan bisnis mereka di Google Ads mengingat luasnya pasar yang dimiliki oleh Google

Peraturan Dasar Penulisan Iklan Di Google Ads

Apabila Anda juga tertarik untuk memasang iklan di Google Ads, berarti Anda harus mengetahui dan memahami bagaimana peraturan dasar yang diterapkan Google dalam penulisan iklan yang akan ditayangkan. Hal ini dimaksudkan agar iklan yang ditayangkan tidak terlalu mengganggu pengguna internet yang sedang membuka suatu halaman site. Berikut beberapa aturan penulisannya.

  1. Headline

Ketentuan yang tetapkan Google dalam penulisan Headline adalah 25 karakter yang sudah termasuk spasi.

  1. Isi iklan

Penulisan isi iklan yang ditetapkan oleh Google tidak terlalu panjang yaitu hanya 35 karakter termasuk spasi yang ditulis dalam dua baris.

  1. Display URL

Display URL yang nantinya akan memunculkan nama website kita bisa dituliskan sebanyak 35 karakter yang juga sudah termasuk spasi.

  1. Destinasi URL

Alamat URL lengkap yang akan membawa pengguna internet ke halaman web kita hanya boleh diisi dengan 1024 karakter yang sudah termasuk spasi.

Menulis Iklan Google Yang Menarik

Itulah beberapa peraturan penulisan iklan yang diterapkan oleh Google Ads. Jika kita ingin memasang iklan di Google Ads, pastikan untuk membuat iklan yang sesuai dengan peraturan penulisan tersebut. Setelahnya, yang harus kita lakukan adalah menulis iklan yang akan ditayangkan. Agar iklan terlihat meyakinkan dan profesional, ada beberapa tips untuk mewujudkannya.

  1. Memperhatikan relevansi kata yang digunakan

Tips pertama yang harus diperhatikan saat akan membuat tulisan pada iklan adalah relevansi kata yang digunakan. Pemilihan kata yang tepat akan menarik perhatian mereka yang membaca iklan yang kita tayangkan. Beberapa hal yang harus kita pertahankan relevansinya pada iklan adalah landing page, isi teks, adgroup dan kata kunci yang ditargetkan. Memilih kata kunci yang ditargetkan adalah hal yang sangat penting karena akan menentukan banyaknya pembaca yang akan melihat iklan kita nantinya. Oleh karena itu, buatlah kata kunci yang mudah dicari dan dipikirkan oleh banyak orang.

  1. Informasi yang sesuai

Iklan merupakan media utama yang dilihat calon pembeli sebelum mereka memutuskan untuk membeli atau menggunakan jasa yang kita gunakan. Pada iklan tersebut akan ada informasi seputar bisnis yang kita jalankan. Misalnya saja barang atau jasa yang kita jual, kualitas barang, stok barang yang ada, harga hingga diskon yang sedang diberikan kepada calon pembeli. Pastikan untuk selalu mengupdate informasi yang ada pada iklan agar calon pembeli percaya dengan bisnis yang kita jalankan. Misalnya saja kita memasang diskon pada iklan bisnis kita, namun ternyata diskon tersebut sudah berlalu. Calon pembeli yang tadinya berniat membeli, pasti akan kecewa karena informasi di iklan tidak sesuai.

  1. Menggunakan kalimat persuasif

Tips selanjutnya untuk membuat iklan yang menarik adalah dengan menggunakan kata-kata persuasif atau bersifat mengajak. Melakukan pemasakan iklan menggunakan jasa Google Ads, akan semakin meyakinkan calon pembeli ketika kita menggunakan kalimat-kalimat meyakinkan, menarik, sekaligus bersifat mengajak. Diskon yang diberikan juga bisa menjadi kalimat ampuh untuk mengajak calon pembeli mengunjungi toko online kita. Contohnya saja kalimat “DISKON 20% HANYA UNTUK HARI INI”. Melihat kata diskon menjadi mantra tersendiri bagi mereka yang memang suka berbelanja.